English   |   Bahasa
Consumer Banking Business Banking
Tentang Kami
 
You are in :
  Daily Banking  |   Branchless Banking  |   Kartu  |   Pinjaman  |   Wealth Management  |   Bancassurance  |   Remittance  |
 
Consumer Banking > About Us > About CIMB Niaga > Piagam Komite Audit
Piagam Komite Audit  

PT BANK CIMB NIAGA Tbk
PIAGAM KOMITE AUDIT 2013


I.    PENDAHULUAN

I.1. Deskripsi


Komite Audit adalah komite yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris (“Dekom”) dalam membantu melaksanakan tugas dan fungsi Dekom dalam melakukan pengawasan atas pelaksanaan fungsi Direksi sesuai dengan Good Corporate Governance.

Pembentukan Komite Audit tersebut didasarkan pada peraturan-peraturan sebagai berikut:

1.Keputusan Ketua  Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. Kep-643/BL/2012 tanggal 7 Desember 2012 dan Lampiran Peraturan Nomor IX.I.5. tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
2.Peraturan Bank Indonesia No. 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum; dan Peraturan Bank Indonesia No. 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia No. 8/4/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum.
3.Surat Edaran Bank Indonesia No. 9/12/DPNP tanggal 30 Mei 2007 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum.
4.Peraturan Bank Indonesia No. 13/2/PBI/2011 tanggal 12 Januari 2011 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.
5.Surat Edaran Bank Indonesia No. 13/28/DPNP tanggal 9 Desember 2011 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Bank Umum.
6.Anggaran Dasar Perseroan tentang Tugas dan Wewenang Dekom.


I.2. TUJUAN

Komite Audit dibentuk dengan tujuan untuk memastikan hal-hal sebagai berikut:

1.Kecukupan dan integritas pengendalian internal dan management information systems.
2.Terlaksananya  fungsi audit internal dan audit eksternal yang kuat dengan standar profesional atas objektifitas dan independensi.
3.Memastikan kepatuhan terhadap ketentuan-ketentuan otoritas pengawas Bank, dan peraturan lainnya yang terkait dengan GCG.
4.Terlaksananya fungsi pengawasan GCG yang kuat.
5.Terbangunnya budaya GCG dengan iklim disiplin dan kesadaran pengendalian intern untuk mengurangi kemungkinan terjadinya fraud dan praktik-praktik perbankan yang tidak sehat.
6.Laporan keuangan yang berkualitas.
7.Teridentifikasinya hal-hal yang memerlukan perhatian Dekom.

II. KOMPOSISI, STRUKTUR, MASA TUGAS   DAN KEANGGOTAAN KOMITE AUDIT

1.Anggota Komite Audit ditunjuk dan diberhentikan oleh Dekom. Penunjukkan dan pemberhentian anggota Komite dilaporkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan terdekat, dan kepada Otoritas Pengawas Bank (“OPB”), BEI.
2.Pelaporan kepada OPB disampaikan selambatnya 2 (dua) hari kerja setelah penunjukkan dan/atau pemberhentian anggota Komite dilakukan.
3.Penunjukan dan/atau pemberhentian Komite sebagaimana dimaksud dalam II.1. di atas wajib dimuat dalam laman (website) Bank dan/atau laman (website) BEI.
4.Komite paling sedikit berjumlah 3 (tiga) orang anggota, yang terdiri dari Komisaris Independen, dan pihak dari luar Bank (selanjutnya disebut ”Pihak Independen”).
5.Komite diketuai oleh salah seorang Komisaris Independen.  Ketua Komite hanya diperbolehkan menjabat sebagai Ketua pada 1 (satu) Komite lainnya.
6.Anggota yang berasal dari Pihak Independen wajib direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi.
7.Masa tugas anggota Komite tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dekom sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode berikutnya. Masa tugas anggota Komite yang diangkat diantara masa jabatan Dekom akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Dekom tersebut.
8.Kepala Satuan Kerja  Audit Internal (SKAI) Bank ditetapkan sebagai Sekretaris Komite.


III.   PERSYARATAN KEANGGOTAAN

1.Komisaris Independen
Komisaris Independen wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a.Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan atau mengawasi kegiatan Bank dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir.
b.Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada Bank.
c.Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Bank, anggota Dekom, anggota Direksi atau Pemegang Saham Utama Bank.
d.Adapun yang dimaksud Afiliasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal yaitu:
  (i).hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal;
  (ii).hubungan antara Pihak dengan pegawai, direktur, atau komisaris dari Pihak tersebut;
  (iii).hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana terdapat satu atau lebih anggota direksi atau Dekom yang sama;
  (iv).hubungan antara perusahaan dan Pihak, baik langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
  (v).hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, oleh Pihak yang sama; atau
  (vi).hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.
e.  Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.

2.Anggota Komite Audit
Komite Audit wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a.Memiliki integritas yang tinggi, kemampuan, pengetahuan dan pengalaman yang memadai sesuai dengan bidang pekerjaannya dan latar belakang pendidikannya, serta mampu berkomunikasi dengan baik.
b.Wajib memahami laporan keuangan, bisnis perusahaan khususnya yang terkait dengan layanan jasa atau kegiatan usaha Bank, proses audit, manajemen risiko dan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal, perbankan dan peraturan perundang-undangan lainnya.
c.Wajib mematuhi Kode Etik yang ditetapkan oleh Bank.
d.Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus menerus melalui pendidikan dan pelatihan.
e.Wajib memiliki paling kurang satu anggota yang berlatar belakang pendidikan dan keahlian di bidang akuntansi dan/atau keuangan, dan paling kurang satu anggota dengan keahlian di bidang hukum atau perbankan.
f.Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik atau pihak lain yang sedang atau telah memberikan jasa assurance/audit, non assurance/audit atau jasa penilai dan/ atau jasa konsultasi lain kepada Bank dan anak perusahaan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir sebelum penunjukan.
g.Bukan merupakan orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, mengendalikan atau mengawasi kegiatan Bank dan Anak Perusahaan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir sebelum penunjukkannya, kecuali Komisaris Independen.
h.Tidak mempunyai saham Bank baik langsung maupun tidak langsung;
i.Dalam hal anggota Komite memperoleh saham Bank baik langsung maupun tidak langsung akibat suatu peristiwa hukum, maka saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak lain dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan setelah diperolehnya saham tersebut;
j.Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan anggota Dekom, anggota Direksi, atau Pemegang Saham Pengendali; dan
k.Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha  Bank dan anak perusahaan dari Bank, anggota Dekom, anggota Direksi atau Pemegang Saham Utama Bank.
l.Direksi dilarang untuk menjadi anggota Komite.

IV.TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain sebagai berikut:

1.Menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan oleh Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Bank.
2.Menelaah ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Bank.
3.Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan atas jasa yang diberikannya.
4.Memberikan rekomendasi kepada Dekom mengenai penunjukan Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan dan fee; mendiskusikan rencana audit yang meliputi sifat dan ruang lingkup audit; menelaah kecukupan pemeriksaan dengan mempertimbangkan semua risiko penting; dan memastikan koordinasi bila ditugaskan lebih dari satu Akuntan Publik.
5.Menelaah perencanaan, pelaksanaan dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal maupun eksternal.
6.Menelaah dan melaporkan kepada Dekom atas pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Bank, termasuk apabila terdapat dugaan adanya kesalahan keputusan rapat Direksi atau penyimpangan pelaksanaan hasil keputusan rapat Direksi.
7.Apabila diperlukan, Komite dapat melakukan pemeriksaan baik oleh Komite sendiri maupun dengan menugaskan pihak ketiga. Laporan tersebut harus diserahkan kepada Dekom selambat-lambatnya 2 hari kerja setelah selesainya laporan.
8.Menelaah dan memberikan saran kepada Dekom terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank, yaitu dalam hal terdapat perbedaan antara kepentingan ekonomis Bank dengan kepentingan ekonomis pribadi pemilik, anggota Dekom, anggota Direksi, Pejabat Eksekutif, dan/atau pihak terkait dengan Bank.
9.Membantu Dekom dalam melakukan pengawasan aktif terhadap Fungsi Kepatuhan dengan:
a.Mengevaluasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank terhadap peraturan internal Bank dan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Bank paling kurang 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
b.Memberikan saran-saran dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank.
10.Membantu Dekom dalam melakukan pengawasan aktif terhadap penerapan strategi anti Fraud dengan  melakukan review atas Laporan Penerapan Strategi Anti Fraud yang disampaikan oleh unit Anti Fraud Management.
11.Memberikan rekomendasi kepada Dekom mengenai pengangkatan, pemberhentian, serta penilaian kinerja Kepala SKAI.
12.Menjaga kerahasiaan documen, data dan informasi Bank.

V.WEWENANG

Dalam melaksanakan tugasnya, Komite mempunyai wewenang sebagai berikut:

1.Mengakses dokumen, data dan informasi Bank tentang karyawan, dana, asset serta sumber daya Bank yang diperlukan.
2.Berkomunikasi langsung dengan karyawan Bank termasuk Direksi dan/atau Senior Eksekutif/Officer dan pihak yang menjalankan fungsi audit internal, manajemen resiko, serta akuntan terkait tugas dan tanggung jawab Komite.
3.Dapat melibatkan pihak independen di luar Komite yang diperlukan untuk membantu pelaksanaan tugasnya (jika diperlukan).
4.Melakukan Kewenangan lain yang diberikan oleh Dekom.

VI.TATA CARA, PROSEDUR KERJA DAN PENYELENGGARAAN RAPAT

1.Rapat Komite dilakukan paling kurang satu kali dalam 3 bulan.
2.Rapat dipimpin oleh Ketua Komite namun apabila Ketua Komite berhalangan hadir maka rapat dipimpin oleh anggota Komite lain yang merupakan Komisaris Independen.
3.Rapat dapat diselenggarakan baik dengan kehadiran secara fisik maupun non fisik.
4.Rapat yang dihadiri secara fisik paling kurang 2 (dua) kali dalam setahun.
5.Rapat yang tidak dihadiri secara fisik dilakukan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta Rapat Komite  saling melihat dan mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
6.Rapat Komite hanya dapat dilaksanakan bila dihadiri oleh paling kurang 51% (lima puluh satu per seratus) dari jumlah anggota termasuk kehadiran seorang Komisaris Independen dan seorang Pihak Independen.
7.Sekretaris Komite akan mencatat jalannya rapat. Apabila Sekretaris Komite berhalangan hadir, maka perwakilan dari Internal Audit akan menggantikannya sebagai Sekretaris Komite dalam Rapat tersebut.
8.Keputusan rapat Komite dilakukan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
9.Hasil rapat Komite wajib dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan secara baik.
10.Hasil Rapat ditandatangani seluruh anggota Komite Audit yang hadir, dibagikan kepada seluruh anggota dan disampaikan kepada Dekom.
11.Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam rapat Komite wajib dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta alasannya.

VII.PELAPORAN

1.Ketua Komite Audit  menyampaikan laporan atas aktifitas Komite kepada Dekom dalam rapat Dekom.
2.Komite Audit membuat laporan kepada Dekom atas setiap pelaksanaan tugas yang diberikan.
3.Pada akhir tahun, Komite Audit menyusun Laporan Tahunan pelaksanaan Komite yang akan disajikan dalam Laporan Tahunan Bank, yang  sekurang-kurangnya  memuat sebagai berikut:
a.Komposisi Komite Audit, termasuk nama, jabatan dan status independensinya.
b.Tujuan dan ruang lingkup kerja Komite Audit .
c.Jumlah rapat Komite Audit tahun berjalan dan rincian kehadiran tiap anggota Komite.
d.Ringkasan pelaksanaan tugas dan tanggung-jawab Komite Audit selama tahun berjalan meliputi tetapi tidak terbatas pada:
  (i).    Review  atas pengendalian internal
  (ii).    Usulan penunjukan auditor eksternal (jika ada)
  (iii).Review laporan keuangan
  (iv).    Status kepatuhan dan hukum
  (v).    Kesimpulan atau pendapat

VIII.PENANGANAN PENGADUAN ATAU PELAPORAN SEHUBUNGAN DUGAAN PELANGGARAN TERKAIT PELAPORAN KEUANGAN

1.Komite berkewajiban menelaah pengaduan atau pelaporan sehubungan dugaan pelanggaran terkait pelaporan keuangan.
2.Memberikan rekomendasi kepada Dekom atas hasil penelaahan tersebut.

Piagam Komite Audit ditetapkan dan mulai berlaku pada tanggal 28 June 2013, dan wajib dimuat dalam laman (website) Bank.





 
Tentang Kami
Tentang CIMB Niaga
Pencapaian
Filosofi Inti
Pengurus & Komite Dewan Komisaris
» Dewan Komisaris
» Direksi
» Sekretaris Perusahaan
» Komite Dewan Komisaris
Tata Kelola Perusahaan
» Kode Etik Komite Audit
» Piagam Komite Audit
» Piagam Dewan Komisaris
» Piagam Komite Pemantau Risiko
» Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi
» Whistle Blowing
» Penerapan Anti Pencucian Uang & Prinsip Mengenal Nasabah
CIMB Niaga Peduli
» Beasiswa Unggulan Teknologi Industri Kreatif (BUTIK) CIMB Niaga 2013
» Beasiswa Unggulan CIMB Niaga 2013
» Pendidikan
» Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
» Lingkungan
» Filantropi
» Penghargaan 2012
Data Korporasi
Berita
2014
2013
2012
2011
2010
 
Join Us On or Skype Us
CIMB Group | Financial Information | Group News | Karir | Sitemap BI | Hubungi Kami | Privasi Copyright © 2014 CIMB Group. All rights reserved.